Nama lengkapnya adalah Wahbah Mustafa Az-Zuhaili. Ulama produktif di abad ke-20 berjuluk Imam Suyuthi. Lahir pada 6 Maret 1932 M/1351 H di suatu perkampungan bernama Dir ‘Athiyah, Daerah Qalmun, Damaskus, Suriah. Julukan Az Zuhaili merupakan sematan kepada kota Zahlah di Lebanon, tempat para leluhurnya.
Syekh Wahbah Zuhaili adalah ulama kontemporer abad ke-20 yang keilmuannya sangat mendalam. Terbukti, ia begitu produktif menghasilkan karya intelektual di berbagai bidang keilmuan. Mulai dari artikel untuk majalah dan koran, makalah ilmiah, hingga kitab besar berjilid-jilid keluar dari tangan Syekh Wahbah Zuhaili. Sekitar 500 judul dari semua karya ia tulis.
Karena keluasan ilmu dan produktivitasnya itu, tak heran bila Dr Badi’ Sayyid Al-Lahham dalam bukunya Wahbah Az-Zuhaili Al-‘Alim Al-Faqih Al-Mufassirun menjuluki Syekh Wahbah Zuhaili sebagai Imam As-Suyuthi (w 1505 M) yang memiliki 300 judul kitab. Karya Syekh Wahbah Az-Zuhaili meliputi berbagai bidang keilmuan, seperti fiqih, ushul fiqih, tafsir, ilmu hadits, dan lain-lain. Karyanya menjadi rujukan di dunia intelektual Islam masa kini, khususnya dua karya beliau At-Tafsirul Munir dan Fiqhul Islami wa Adillatuhu.
Di antara karya-karyanya adalah: At-Tafsirul Munir. At-Tafsirul Wajiz. Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu. Al-Wajiz fi Ushulil Fiqh Al-Fiqhul Islami fi Uslubil Jadid Al-Muslimin As-Sunnah An-Nabawiyyah As-Syarifah Ushulul Fiqh Islami Al-Iman bil Qada’ wal Qadr Fiqhul Islami wal Qodhoyal Mu’ashirah, dan lain sebagainya.