Strawberry Generation
For read a book, Please sign into your account.
loginBagaimana cara orang dewasa mendidik generasi muda saat ini? Kita bisa mengambil contoh dengan buah Strawberry. Buah Strawberry itu sangat menarik warnanya, unik bentuknya, mahal harganya, dan disukai banyak orang.
Namun dibalik kecantikan buah Strawberry, ada satu keadaan yang sangat mengecewakan bagi banyak orang. Buah Strawberry adalah buah yang sangat rapuh dan mudah terluka ataupun terkoyak. Nah kita tahu generasi anak-anak masa kini memiliki kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih hebat dari pada generasi sebelumnya. Karena mereka terlahir ketika perkembangan teknologi digital dan arus informasi berkembang pesat.
Namun ketika mereka dihadapkan dengan suatu permasalahan mereka mudah menyerah dengan keadaan. Daya juang untuk bertahan pada posisi yang tidak nyaman belum mereka kuasai, sehingga mereka bisa diibaratkan seperti buah Strawberry mudah terluka.
Dalam buku ini dijelaskan bahwa untuk mencetak generasi yang tangguh, yang mempunyai daya juang bermental baja, maka kita harus bisa merubah mindset Passanger menjadi Driver. Dari mental ketergantungan berubah menjadi mental kemandirian.
Proses merasakan jatuh bangun untuk bertahan pada kondisi yang tidak nyaman adalah fase pembentukan mentalitas seseorang. Apapun hasilnya usaha kita, gagal ataupun berhasil itu merupakan jerih payah yang sudah kita lakukan. Kondisi yang kita rasakan pada saat proses penempaan diri adalah merupakan Guru Terbaik sepanjang hayat kita.