Malam Terakhir: Kumpulan Cerpen

(2 User reviews)   307
By admin srie Posted on Oct 15, 2024
In Category - Cerpen
Leila S. Chudori Gramedia 2012
Malam Terakhir merupakan buku kumpulan cerpen yang sebenarnya telah diterbitkan pertama kali pada tahun 1989. Dalam edisi terbitan Januari 2017 yang aku baca, terdapat 9 cerita pendek dalam buku kumpulan cerpen ini. Fakta bahwa cerpen-cerpen dalam buku ini seolah tidak lekang oleh waktu adalah hal yang luar biasa. Dari 9 cerpen yang ada, tidak ada cerpen yang terkesan kuno atau ketinggalan zaman.

Agar bisa baca buku, silakan lakukan Login!

login

Leila S. Chudori bukanlah nama yang asing dalam dunia sastra Indonesia. Sejak usia 11 tahun, saat masih duduk di kelas V SD, ia telah mempublikasikan karyanya di majalah. Cerpen pertamanya yang berjudul “Pesan Sebatang Pohon Pisang” dimuat di majalah anak-anak Si Kuncung (1973).

 

Sejak itulah, ia memulai karir menulisnya dan melahirkan karya-karyanya. Cerpen yang lahir kemudian dimuat di majalah-majalah remaja saat itu, seperti majalah Kawanku, Hai, dan Gadis. Cukup banyak cerpennya yang dimuat dan nama Leila S. Chudori menjadi sangat akrab bagi pembacanya.

 

Selain cerpen, ia juga menulis cerita bersambung (cerber). Pada saat masih remaja, Leila sudah menghasilkan beberapa buku kumpulan cerpen, seperti Sebuah Kejutan, Empat Pemuda Kecil, dan Seputih Hati Andra.

 

Kumpulan cerpen Malam Terakhir berisi sembilan buah cerpen, yang masing-masing berjudul, “Paris”, “Adila”, “Air Suci Sita", “Sehelai Pakaian Hitam”, “Untuk Bapak”, “Keats”, “Ilona”, “Sepasang Mata Menatap Rain”, dan “Malam Terakhir. Menurut H.B. Jassin, buku Malam Terakhir itu banyak memuat idiom dan metafora baru, di samping pandangan falsafi yang baru, karena cara pengungkapannya yang baru. Sekalipun bermain dalam khayalan, lukisan-lukisannya sangat kasat mata. Buku Malam Terakhir juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman dengan judul Die Letzte Nacht oleh Horlemann Verlag.

Azzahra Khairunnisa Ramazani
1 tahun yang lalu

Bagus menarik

Alika Putu Pratama XII MIPA 2
1 tahun yang lalu

saya mengambil 1 cerpen yg berjudul malam terakhir, cerita nya menurut saya lumayan bagus, dan kalimat yg diambil dari buku ini juga sangat puitis!

5
5 out of 5 (2 User reviews )

Kasih bintang dan ulasan tentang buku ini.

Kasih bintang berapa? *
  • ...
    - 1 tahun yang lalu
    cerita nya lumayan bagus!

  • ...
    - 1 tahun yang lalu
    Baguss, sedih banget apalagi baca yang Adila dia mencari jati diri sampai harus menghabisi nyawanya sendiri karena imajinasi yang dibuatnya

  • ...
    - 1 tahun yang lalu
    Cerpen ini sangat menarik karena karyanya yang tidak hanya menyoroti aspek gelap dari sejarah Indonesia tetapi juga mengajak pembaca untuk berpikir kritis tentang kebebasan politik dan keadilan. Cerpen ini menjadi salah satu contoh penting dari sastra Indonesia yang berfungsi sebagai alat refleksi sosial dan politik

You must log in to post a comment.
Log in

Buku terkait